" Bukan kecerdasan saja yang membawa sukses, tapi juga hasrat untuk sukses, komitmen untuk bekerja keras, dan keberanian untuk percaya akan diriku sendiri. "

Minggu, Mei 30, 2010

Aparatus GolGi

Aparatus golgi

Ditemukan oleh : Camillo Golgi pada tahun 1898. Merupakan organel yang bermembran dan terdapat pada hamper semua sel, dan biasanya menempati daerah tertentu dari sel.

Struktur apparatus golgi:

  1. Berbentuk lamel-lamel seperti cakram gepeng
  2. Setiap apparatus golgi terdiri dari 5-10 lamel dengan celah pemisah 20 nm
  3. Pada setiap lamel mempunyai sejumlah lubang yang berisi vesikel kecil
  4. Membran apparatus golgi tebalnya sekitar 7,5 nm
  5. Setiap lemel mempunyai dua permukaan yakni :
    1. peermukaan luar yang cembung, “permulaan yang immature” disebut juga “forming face” adalah permukaan pembentukan dimana permukaan ini menerima vesikel
    2. permukaan dalam yang cekung, “permukaan yang matur” merupakan permukaan pendewasaan dimana disini vesikel dilepas.

Permukaan immature dari apparatus golgi biasanya berhadapan dengan RE kasar untuk menerima vesikel peralihan (vesikel pemindah) yang berisi hasil sintese protein dari RE kasar, dan masuk ke dalam apparatus golgi.

Sifat apparatus golgi :

  1. Dengan pewarnaan rutin H.E tidak terlihat tetapi daerah dimana apparatus golgi terdapat terlihat kosong sebab ap.golgi tidak mengambil warna, daerah ini disebut : “negative golgi image”.
  2. Pewarnaan khusus :

-impregnasi AG

-osmium tetraoksida (OSO4)

Fungsi aparatus golgi :

  1. Fungsi utama adalah “memodifikasi produk sekresi”
  2. Sintese membrane
  3. Berperan dalam proses “sekresi”. Sekresi lipoprotein pada sel hepatosit
  4. Berperan dalam pembuatan prohormon.
  5. Tempat penyimpanan sekret.
  6. Umumnya bekerja sama dengan RE dalam memproduksi lisosom dan mengandung enzim aktif

Aparatus Golgi menyelesaikan, menyortir, dan mengirim produk sel.


Setelah meninggalkan RE, banyak vesikula transport berpindah ke aparatus golgi. Kita dapat membayangkan golgi ini sebagai pusat manufaktur, pergudangan, penyortiran, dan pengiriman. Di sini, produk RE dimodifikasi dan disimpan, dan kemudian dikirim ke tujuan lain. Tidak mengejutkan, jika apparatus golgi ini sangat banyak dalam sel yang terspesialisasi untuk sekresi.

Aparatus golgi terdiri dari kantung membran yang pipih sisterne yang tampak sebagai tumpukan roti pita ( roti bulat dan datar dari Timur Tengah ). Suatu sel dapat memiliki beberapa tumpukan seperti ini. Membran setiap sisterne dalam satu tumpukan memisahkan ruangan internalnya dari sitosol. Vesikula yang berkonsentrasi di sekitar aparatus golgi terlibat dalam transfer materi di antara golgi dan struktur lainnya.

Aparatus golgi memiliki polaritas yang jelas, dengan membran sisterne pada ujung – ujung yang berlawanan merupakan suatu tumpukan yang berbeda ketebalan dan komposisi molekulernya. Kedua kutub tumpukan golgi disebut sebagai muka cis dan muka trans; yang masing – masing bertindak sebagai bagian penerima dan pengirim pada aparatus golgi. Muka cis biasanya terletak di dekat RE. Vesikula transpor memindahkan materi dari RE ke golgi. Vesikula yang bertunas dari RE akan menambah membrannya dan kandungan lumen (rongga)-nya ke muka cis dengan bergabung (berfusi) dengan membran Golgi. Muka trans menghasilkan vesikula yang akan tercabut dan pindah ke tempat lain.

Produk RE biasanya dimodifikasi selama berpindah dari kutub cis ke kutub tans golgi. Protein dan fosfolipid membran mungkin saja berubah. Misalnya, berbagai enzim golgi memodifikasi bagian oligosakarida glikoprotein. Ketika pertama kali ditambahkan pada protein di RE, oligosakarida dari seluruh glikoprotein adalah identik. Golgi membuang sebagian monomer gula dan menggantinya dengan yang lain, menghasilkan bermacam – macam oligosakarida.

Disamping kerja finishing-nya, aparatus golgi memproduksi makromolekulnya sendir. Banyak polisakarida yang disekresi oleh sel merupakan produk golgi, termasuk asam hialuronat, substansi lengket yang membantu merekatkan sel – sel hewan. Produk golgi yang akan disekresi itu keluar dari muka trans golgi di dalam vesikula transpor yang akhirnya berfusi dengan membrane plasma.

Sebelum aparatus golgi mengirim produknya dengan membuat tunas vesikula dari muka trans, Golgi menyortir produk ini dan mengarahkan produknya untuk berbagai bagian sel. Etiket identifikasi molekuler, seperti gugus fosfat yang telah ditambahkan ke produk golgi, membantu dalam penyortiran. Dan vesikula transpor yang bertunas dari golgi dapat memiliki molekul eksternal pada membrannya yang mengenali “ tempat pertautan “ pada permukaan organel yang spesifik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar